Feeds:
Tulisan
Komentar

Rayuan Maut Buat Para Jombloers

Silahkan dipilih-pilih terutama buat para Jomblo— Siapa tahu mempan.

  • Tadi malam aku kirim bidadari untuk menjaga tidurmu. Eh, dia buru-buru balik. Katanya, ‘Ah, masa bidadari disuruh jaga bidadari?’
  • Kalau kamu nanya berapa kali kamu datang ke pikiranku, jujur aja, cuma sekali. abisnya, ga pergi2 sih!
  • Sempet bingung jg, kok aku bisa senyum sendiri. Baru nyadar, aku lagi mikirin kamu.
  • Kalau suatu saat kamu hancurkan hatiku… akan kucintai kamu dengan kepingannya yang tersisa.
  • Berusaha melupakanmu, sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah kukenal.
  • Kalau kamu ajak aku melompat bareng, aku ngga bakalan mau. Mending aku lari ke bawah, bersiap menangkapmu.
  • Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.
  • Ga usah janjiin bintang dan bulan untuk aku, cukup janjiin kamu bakal selalu bersamaku di bawah cahayanya
  • Kalau kamu nanya mana yg lebih penting buat aku: hidupku atau hidupmu, aku bakal jawab hidupku. Eits, jangan marah dulu, karena kamulah hidupku. — gyahahaha sakit perut..
  • Pertama ketemu, aku takut ngomong sama kamu. Pertama ngomong sama kamu, aku takut kalau nanti suka sama kamu. Udah suka, aku makin takut kalau jatuh cinta. Setelah sekarang cinta sama kamu, aku jadi bener2 takut kehilangan kamu. Kamu emang menakutkan!
  • Ketika hidup memberiku seratus alasan untuk menangis, kau datang membawa seribu alasan untuk tersenyum.
  • Jika aku bisa jadi bagian dari dirimu, aku mau jadi airmatamu, yang tersimpan di hatimu, lahir dari matamu, hidup di pipimu, dan mati  di bibirmu
  • Orang bilang bulan itu indah…tapi aku bilang tidak. Orang bilang planet venus itu cantik…tapi menurut aku tidak. Aku bilang bumi itu  indah dan cantik…karena ada kamu.

 

Penantian Panjang Serat Optik

Charles-Kao,Willard-Boyle,George Elwood Simth

kiri ke kanan : Kao - Boyle - Smith

Charles Kuen Kao (76) mungkin sudah tidak berharap lagi mendapat penghargaan paling prestisius seperti Nobel yang diumumkan pada Selasa (6/10). Penemuan yang membawa sukses itu, serat optik, telah ditemukan 43 tahun lalu. Temuan tersebut terbukti memacu pesat perkembangan ilmu telekomunikasi. Atas jasa Kao pula, kita sekarang bisa “ngobrol” dan “bersurat” melalui komputer.

Ironi dirasakan oleh istrinya, Wong May-wan, saat menerima kabar tersebut. “Saya merasakan tekanan luar biasa besar karena saya tahu bagaimana pria ini sebelumnya,” katanya. Kondisi Kao saat ini tidak memungkinkan bagi dirinya untuk memberikan kuliah penerima Nobel, salah satu tradisi penerimaan Nobel.

“Penyakit ini telah mengubah dia, seakan dia sudah pergi. Saya sering menangis. Saya tahu pria ini bukan orang yang sama lagi dengan yang dulu,” ujar Wong. Lanjut Baca »

Cerita Si Siti dan Si Imam

olga_bencong_banciWalau berpisah, mereka tetap saling berhubungan dengan surat, saling mengirimkan foto masing-masing dan saling mengirimkan hadiah.

Siti merindukan Imam akan kembali. Dia telah memutuskan bahwa dia memiliki kekuatan untuk mengatakan kepada Imam bagaimana perasaan cintanya, jika Imam kembali.

Dan tiba-tiba, surat dari Imam terhenti. Siti menulis kepadanya, tetapi tidak ada jawaban. Dimana dia? Apa yang terjadi?
Banyak pertanyaan yang ada di kepalanya. Dua tahun berlalu dan Siti tetap berharap bahwa Imam akan kembali atau setidaknya mengiriminya surat.

Dan doanya terkabul. Dia menerima surat dari Imam, mengatakan “Siti, aku punya kejutan untukmu temui aku di bandara pukul 7 malam”.

“Aku tidak kuat menunggu untuk menemuimu lagi. Cinta dan cium Imam”. Siti berbunga-bunga.

Cinta dan cium, berarti banyak bagi seorang wanita yang belum merasakan cinta sebelumnya. Siti begitu gembira atas kata-kata itu.

Ketika harinya telah tiba, Siti menunggu dengan cemas. Lanjut Baca »

Bila Waria Jadi Pramugari

pu_ste10Berikut adalah cerita seorang waria bernama Tince yang baru menjalani hari pertamanya sebagai pramugari di “Lekong Air” dan sedang beraksi untuk memberikan petunjuk keselamatan kepada para penumpang.

Para pere en lekong, yuhuu…atensiong pliss dweh…!

bekudis tempel semen, alias ledis n jentelmen…!

Sesuai peraturan penerbangan, jadi eike Mawar kasma tawaran yeiy cara pakarena sabuk pengaman yeiy. K0DIM Â kale aah pengaman!!

Coba sindang liat eike cara pasang itu sabuki yg ngelilit dipinggang yeiy, cara nguncoro biar yeiy enggong klepas nanti kalo kapalnya tubrukan??!! !

Baju ngapung ada di bawah kursi yang yeiy dudukin, jangan dipake kecuali nanti mas kapiten ngajak yeiy2 smua berenang bareng!!!

Eit jangan lupa, itu barang jangan yeiy pindah2in ya, apalagi dibawa pulang buat pajangan salon….

yang ketauan sama eike, bakalan ditabok kanan kiri atas bawah depan belakang deh iih……

Cara makenya, itu baju dikalungin di leher yeiy. ati2 kekencengan ntar gak bisa napas ya booo….oke deehh capcuuuss daah neeeek!

From : Milis Plan

severn-suzukiCerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children’s Organization ( ECO ).

ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak” yg mendedikasikan diri Untuk belajar dan mengajarkan pada anak” lain mengenai masalah” lingkungan.

Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Seveern yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka. Lanjut Baca »

Kisah Pengemis Buta

buta1Seorang anak laki-laki tunanetra duduk di tangga sebuah bangunan dengan sebuah topi terletak di dekat kakinya. Ia mengangkat sebuah papan yang bertuliskan: “Saya buta, tolong saya.!” Hanya ada beberapa keping uang di dalam topi itu.

Seorang pria berjalan melewati tempat anak ini. Ia mengambil beberapa keping uang dari sakunya dan menjatuhkannya ke dalam topi itu. Lalu ia mengambil papan, membaliknya dan menulis beberapa kata. Pria ini menaruh papan itu kembali sehingga orang yang lalu lalang dapat melihat apa yang ia baru tulis.

Segera sesudahnya, topi itu pun terisi penuh. Semakin banyak orang memberi uang ke anak tuna netra ini. Sore itu pria yang telah mengubah kata-kata di papan tersebut datang untuk melihat perkembangan yang terjadi. Anak ini mengenali langkah kakinya dan bertanya, ‘Apakah bapak yang telah mengubah tulisan di papanku tadi pagi? Apa yang bapak tulis Lanjut Baca »

Temukan Tujuan Hidup Anda

neo-1000Miliaran orang menghembuskan nafasnya setiap hari. Tapi, apakah kita semua sudah menentukan apa tujuan hidup kita? Sudah kita pastikan untuk apa kita bernafas setiap hari? Jangan-jangan kita hidup hanya untuk menghabiskan umur yang diberikan Tuhan saja. Bagaimana dengan anda? Anda sudah tentukan tujuan hidup anda? Syukurlah kalau sudah. Dan, saya berdoa semoga tujuan anda tercapai.

Kata orang tua, hidup di dunia itu cuma sebentar. Saking sebentarnya, ibarat orang mampir minum. Sayang kalau waktu yang cuma sebentar ini tak berarti. Tapi, tak semua orang bisa dengan mudah menentukan apa yang ia tuju dalam hidupnya. Kita semua mesti melalui perjalanan yang panjang. Dan, mungkin berliku-liku. Baru kita menemukan apa sebenaryna tujuanyang kita cari dalam umur yang pendek ini. Tujuan hidup bukan ambisi, tapi lebih pada sebuah jati diri. Ketika anda sudah menentukan apa yang anda tuju, ya itulah diri anda. Untuk hal itulah anda hidup. Lanjut Baca »

KIB 2Inilah daftar Kabinet Indonesia Bersatu II Periode 2009-2014. Semoga mereka yang telah dipanggil ke Cikeas bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi Indonesia. Sekali lagi selamat Bapak dan Ibu Menteri. Selamat bertugas dan mengemban amanah dari negara.

Berikut nama para menteri : Lanjut Baca »

Batu Penghalang Di Tepi Jalan

Alkisah, seorang raja yang pandai dan bijak bermaksud menguji kerajinan dan kepedulian rakyatnya. Pada suatu sore, sang raja diam-diam meletakkan sebongkah batu di tengah jalan yang sering dilewati orang. Letak batu itu persis di tengah jalan sehingga tidak enak dipandang dan menghalangi langkah orang. Rupanya, sang raja sengaja ingin mengetahui apa reaksi rakyatnya yang berlalu-lalang di jalan tadi.

 

Tampak seorang petani melintas sambil membawa gerobak barang yang tampak berat karena penuh dengan barang bawaan. Ketika ia melihat sebongkah batu menghalangi jalannya, ia langsung mengomel: ” Dasar orang-orang malas-malas. Batu di tengah jalan didiamkam saja…!” Sambil terus menggerutu, ia membelokkan gerobaknya menghindari batu tadi dan meneruskan perjalannnya.

 

Setelah itu lewatlah seorang prajurit sambil bersenandung mengenang keberaniannya di medan perang. Karena kurang hati-hati, si prajurit tersandung batu penghalang dan hampir tersungkur.”Sialan..! Kenapa orang-orang yang lewat jalan ini tidak mau menyingkirkan batu keparat ini?…hah!” teriak si prajurit marah-marah sambil mengacung-acungkan pedangnya. Sekalipun mengeluh dan marah, prajurit itu tidak mengambil tindakan apapun. Sebaliknya, ia melangkahi batu tersebut dan berlalu begitu saja. Lanjut Baca »

Anda tentu cukup familiar dengan minuman berlabel pada gambar tersebut. Salah satu label tersebut bila diminum dua seloki sehabis makan, Anggur Kolesom “Cap Orang Tua” akan cukup memberi efek tenaga kerbau untuk menjalani hari – hari kita yang membutuhkan tenaga ekstra. Terus terang aku tergerak menulis mengenai hal ini karena entah kenapa hari ini Aku dihadapkan pada gambaran – gambaran untuk memikirkan kembali masalah ini. Hari ini Aku melihat tiga anak kecil didepanku, kurang lebih usianya tiga tahun, bermain dengan peranan berpura – pura sebagai orang mabuk. Aku heran darimana mereka sedemikian fasihnya menirukan gaya orang mabuk, tentu saja ini adalah absorpsi daya ingat mereka yang layaknya spon dimana orang mabuk, entah itu di acara pesta atauapun pinggir jalan sudah demikian akrab dalam kehidupan mereka sehari – hari. Dalam perjalanan ke Kupang beberapa hari lalu Aku juga melihat dua truk tronton besar mengangkut sisa botol minuman keras dalam muatan mereka. Ketika istirahat di Hutan Camplong iseng kutanya, tiap berapa hari mereka mengangkut ribuan botol tersebut, soprinya menjawab “Kotong biasa angkut seminggu sekali sa! Yang be angkut ini cuma botol dari So’E Sa, belom dari Atambua atau TTU! jawab mereka. Dari analisis singkatku, ribuan botol minuman keras dikonsumsi hanya dari kota sekecil So’E. Lanjut Baca »

Theologi Bencana Part II

Konsep disaster risk management meyakini bencana terjadi akibat pertemuan ancaman dengan kerentanan masyarakat setempat minus kapasitas yang tersedia. Bagaimana pula keyakinan teologis masyarakat Aceh tentang langkah, raseuki, peutemun mawoet bak Allah Taala yang meyakini bencana merupakan kehendak Tuhan untuk peringatan, cobaan dan azab bagi manusia?

Adagium langkah, rizki, pertemuan, dan perpisahan/maut di tangan Allah dibangun dari konsep teologi anutan sebagian besar masyarakat Aceh.

Perda Istimewa Aceh no.11/2002 tentang aqidah, ibadah, dan syiar Islam menjelaskan Ahlussunnah wal Jamaah lah pilihan aqidah masyarakat Aceh. Dalam studi teologi Islam, aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah memiliki dua konsep teologi dan mayoritasnya menganut Asy-’Ariyah. Lanjut Baca »

Theologi Bencana Part I

Pada tanggal 12 Nopember 2004 kepulauan Alor digoncang oleh sebuah gempa bumi tektonik yang berukuran 7 pada skala Richter. Walaupun Alor-Pantar telah berulang kali mengalami gempa, nampaknya kali ini yang paling dahsyat. Ribuan rumah penduduk hancur bersama ratusan sekolah, kantor dan rumah ibadat. Tercatat 33 orang yang meninggal dan ratusan yang terluka.

Terluka juga adalah ketentraman hidup sebagian penduduk Alor. Bersama dengan tantangan untuk membangun kembali kehidupan mereka adalah tantangan iman: “Mengapa Tuhan menghukum kami? Apakah dosa kami lebih besar dari dosa orang lain sehingga kami harus mendapat ganjaran yang sedemikian berat?” Tentu perasaan ini berubah setelah gempa dan tsunami di Aceh menelan korban yang tak terbilang lebih banyak dan lebih tragis. Namun peristiwa tsunami di Samudera India justru membuat pertanyaan teologis lebih terasa urgen. Bagaimana sebagai orang beriman kita bisa memperhadapkan bencana yang begitu besar dengan pengakuan kita tentang Allah sebagai Pencipta langit dan bumi yang mengasihi dan memelihara dunia ciptaanNya? Kalau bencana dianggap sebagai pelajaran dari Tuhan supaya kita lebih dekat kepadaNya, apa yang dipelajari oleh sebuah kampung yang musnah total? Apa yang dipahami tentang Tuhan oleh seorang anak yatim piatu yang melihat orang tuanya diambil oleh gelombang tsunami? Atau orang tua yang anaknya dirampas dari tangannya? Apa bedanya “Allah” yang begitu ganas dengan Iblis? Lanjut Baca »

Kejutan terjadi pada Kamis (1/10) pagi ketika Sungai Penuh—sekitar 160  kilometer dari Padang—diguncang gempa berkekuatan 7,0 skala Richter. Pusat gempa Padang berada di Palung Sumatera—di laut—sementara pusat gempa Sungai Penuh berada di daratan, yaitu di Patahan Sumatera.

Keduanya membentang sepanjang utara-selatan Pulau Sumatera. Sumber kedua gempa itu tak berkaitan satu sama lain. Yang dekat Padang adalah gempa dari patahan aktif pada lempeng Indo-Australia, sedangkan yang di Sungai Penuh terjadi pada Patahan Sumatera yang membelah wilayah Bukit Barisan.

Demikian pendapat pakar geologi dari Pusat Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Danny Hilman Natawijaya, kemarin. Di bawah ini kami turunkan wawancara dengan Danny Hilman terkait fenomena rentetan gempa di Sumatera. Lanjut Baca »

idulFitri_018

Waktu mengalir bagaikan air…Ramadan Suci hampir berakhir…
bila ada lidah membuat luka…
bila ada canda berbekas duka…
bila ada janji berkelit dusta…
bila ada hati berburuk sangka…
dan bila sempat terlintas keangkuhan dalam setiap senyuman…
hanya maaf yang tulus kini kupinta..
atas segala khilaf yang sempat tercipta…
moho maaf lahir dan batin

Father and Son part 2

Ramadhan 3rd(3.30 AM) 2003, Dalstein Dreef 464 Amsterdam.

Ini adalah pesan-pesan yang ditulis oleh seorang ayah yang terpisah jauh dari istri, dan anaknya yang masih ada di dalam kandungan. Tulisan ini berisi harapan-harapan sang Ayah terhadap anaknya, berdasarkan pengalaman, perjalanan, kesalahan, dan pelajaran yang sempat dialami sang Ayah selama hidupnya.

Nak, kamu sekarang masih ada dalam kandungan Ibumu. Tubuhmu baru mulai terbentuk dalam rahim Ibumu, tapi mungkin jiwamu sudah bisa merasakan kehangatan kasih Ibumu disana. Semoga engkau akan terus berkembang dan dapat lahir dengan selamat. Ayahmu sekarang sedang mendengarkan lagu yang dinyanyikan Louis Armstrong. Entah lagu apa, tapi salah satu liriknya berbunyi, “He wants a chance, to give his kids a better life”. Somehow teringat dengan kamu nak, I will, Ayah juga ingin kamu nanti akan bisa menjalani kehidupan yang lebih baik dari Ayahmu dan Ibumu.

Sejujurnya, sampai sekarang Ayah masih belum tahu bagaimana caranya Ayah bisa memberikan kehidupan yang baik untukmu, karena kehidupan Ayah sendiri pada saat ini masih begini-begini saja. Belum banyak yang bisa Ayah janjikan untukmu. Ayah sendiri masih belum dapat menjadi orang yang baik, masih belum pantas untuk menjadi contoh buat kamu. Tapi ya, tekad itu sudah ada Nak, sejak saat ini, kamu masih dalam kandungan Ibu, Ayah sudah memiliki tekad untuk mengupayakan sebisa mungkin agar perjalanan hidupmu nanti lebih baik dari ayah ibumu.

Seandainya kehidupan yang lebih baik itu tidak bisa Ayah sediakan, Ayah akan mengusahakan agar engkau paling tidak menjadi orang yang lebih baik daripada Ayah. Pengalaman selama Ayah hidup ini, akan Ayah ceritakan padamu suatu saat nanti. Mungkin andai saja dokumen ini masih ada, engkaupun bisa belajar beberapa hal berkaitan dengan kehidupan Ayah dari tulisan ini. Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »